Rapat Pembahasan Kerjasama Peningkatan Kapasitas ASN Kabupaten Banyuasin

 

Pangkalan Balai —  Dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya Aparatur Sipil Negara (ASN) di bidang pendidikan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sriwijaya bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Banyuasin menggelar rapat pembahasan kerja sama, yang dilaksanakan di Ruang Rapat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Banyuasin, Rabu (1/4).

Kegiatan bertujuan dalam merumuskan langkah strategis dalam pengembangan kompetensi guru melalui program pendampingan dan pelatihan yang terarah dan berkelanjutan.

Rapat koordinasi tersebut dihadiri oleh sejumlah perwakilan dari kedua belah pihak, di antaranya Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Banyuasin, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, serta jajaran pimpinan FKIP Universitas Sriwijaya.

Dalam pembahasan, kedua pihak menyoroti pentingnya sinergi antara akademisi dan pemerintah daerah dalam menjawab kebutuhan peningkatan kapasitas tenaga pendidik di Kabupaten Banyuasin. Selain itu, dilakukan pemetaan kebutuhan kompetensi ASN guru sebagai dasar perencanaan program ke depan.

Dari hasil diskusi, disepakati bahwa program prioritas yang akan segera dilaksanakan adalah pelatihan bagi guru dalam menangani siswa inklusif. Program ini dinilai penting guna membekali guru dengan kemampuan dalam mendidik siswa berkebutuhan khusus di sekolah reguler.

Adapun pelaksanaan program akan melibatkan FKIP Universitas Sriwijaya sebagai narasumber sekaligus penyusun modul pelatihan, sementara Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Banyuasin akan bertanggung jawab dalam koordinasi peserta serta penyediaan fasilitas pendukung.

Selain itu, kedua pihak juga akan membahas lebih lanjut terkait pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik (TKA) dengan mempertimbangkan hasil TKA jenjang SD dan SMP tahun 2026. Pengembangan Unit Layanan Disabilitas (ULD) juga menjadi salah satu kebutuhan yang akan menjadi perhatian bersama.

Kegiatan berlangsung dengan lancar dan kondusif. Diharapkan kerja sama ini dapat memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Banyuasin secara berkelanjutan.(BUD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *